Pada penderita penyakit cacar hal yang terpenting
adalah menjaga gelembung cairan tidak pecah agar tidak meninggalkan
bekas dan menjadi jalan masuk bagi kuman lain (infeksi sekunder), antara
lain dengan pemberian bedak talek
yang membantu melicinkan kulit. Penderita apabila tidak tahan dengan
kondisi hawa dingin dianjurkan untuk tidak mandi, karena bisa
menimbulkan shock.
Obat-obatan yang diberikan pada penderita
penyakit cacar ditujukan untuk mengurangi keluhan gejala yang ada
seperti nyeri dan demam, misalnya diberikan paracetamol. Pemberian Acyclovir tablet
(Desciclovir, famciclovir, valacyclovir, dan penciclovir) sebagai
antiviral bertujuan untuk mengurangi demam, nyeri, komplikasi serta
melindungi seseorang dari ketidakmampuan daya tahan tubuh melawan virus
herpes. Sebaiknya pemberian obat Acyclovir saat timbulnya rasa nyeri
atau rasa panas membakar pada kulit, tidak perlu menunggu munculnya
gelembung cairan (blisters).
Pada kondisi serius dimana daya
tahan tubuh sesorang sangat lemah, penderita penyakit cacar (herpes)
sebaiknya mendapatkan pengobatan terapy infus (IV) Acyclovir. Sebagai
upaya pencegahan sebaiknya seseorang mendapatkan imunisasi vaksin
varisela zoster. Pada anak sehat usia 1 - 12 tahun diberikan satu kali.
Imunasasi dapat diberikan satu kali lagi pada masa pubertas untuk
memantapkan kekebalan menjadi 60% - 80%. Setelah itu, untuk
menyempurnakannya, berikan imunisasi sekali lagi saat dewasa. Kekebalan
yang didapat ini bisa bertahan sampai 10 tahun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar