Diantaranya
adalah sterol yang bisa dijumpai dalam mentimun. Sterol dipercaya bisa
meluruhkan atau menghilangkan kolesterol dari dalam tubuh. Jadi dengan
mengkonsumsi mentimun secara teratur, kolesterol dalam tubuh kita bisa kita
kurangi. Bahkan mentimun cukup cocok dikonsumsi oleh para pasien tekanan darah
tinggi, karena mentimun bisa menurunkan tekanan darah. Zat kimia alami lain
yang bisa dijumpai dalam tumbuhan misalnya, polyacetylene, yang terkandung
dalam tanaman parsley, yang bila dikonsumsi secara teratur bisa menghindarkan
kita dari resiko terkena penyakit kanker, karena polyacetylene yang terkandung
dalam tanaman parsley, berfungsi sebagai buffer (penyeimbang) terhadap zat
asing dan bahan asing (misalnya zat karsinogenik) yang masuk ke dalam tubuh
kita yang bisa berpotensi menyebabkan kanker. Zat alami lain seperti quinone
yang bisa dijumpai dalam tanaman rosemary, berfungsi untuk menstimulasi tubuh
kita agar memproduksi lebih banyak enzim penolak racun (detoxifying enzymes),
dan zat-zat kimia seperti indole (yang bisa dijumpai dalam cabe atau lombok)
yang terbukti bisa memerangi gejala kanker dengan cara mendeaktivasi hormon
estrogen. Jadi bila kita yang terbiasa memakan lalapan mentimun dan sambal saat
makan siang, secara teratur, berarti kita sudah menghindarkan tubuh kita dari
resiko terserang penyakit kanker. Juga sangat disarankan agar mengurangi
konsumsi bahan makanan daging yang dimasak dengan cara dibakar atau dipanggang,
karena bila kita terlalu sering memakan daging panggang (terutama yang
dipanggang atau dibakar hingga agak gosong), resiko tubuh terkena penyakit
kanker juga semakin besar karena dalam daging bakar yang agak gosong (terlalu
matang) berpotensi mengandung zat karsinogenik yang memicu pertumbuhan sel-sel
kanker dalam tubuh kita. Jadi biasakanlah makan lebih banyak sayur dan
buah-buahan bila ingin tubuh kita senantiasa sehat dan bugar.
Sebenarnya masih ada ratusan jenis bahan makanan (sayuran, buah-buahan,
biji-bijian dan kacang-kacangan) yang termasuk dalam kategori phytochemicals.
Phytochemicals atau tanaman obat bisa melindungi tubuh kita dari kerentanan
akan serangan penyakit melalui berbagai cara, mulai dari melindungi DNA kita
dari kerusakan, mengatur kerja hormon tubuh kita secara simultan, dan
menstimulasi produksi bahan-bahan kimia dalam tubuh yang berfungsi membantu
kerja syaraf tubuh kita (neurotransmitters).
Seorang pakar tanaman obat (naturopathy) dari Australia, Alison Johnson pernah
berkata bahwa halaman kebun belakang rumah bisa merupakan lahan yang cukup baik
untuk menanam berbagai jenis tanaman obat-obatan yang pada suatu saat mungkin
bisa cukup berguna bagi kita. Beberapa jenis tanaman yang dia sarankan untuk
ditanam di kebun belakang rumah kita antara lain :
Lidah buaya (Aloe vera), cukup berkhasiat untuk mengatasi gangguan pencernaan,
tanaman ini bisa dipotong kecil-kecil kemudian dicampurkan dalam minuman sirup
yang selanjutnya bisa kita minum untuk menjaga kesehatan pencernaan kita. Untuk
manfaat yang lain, ternyata getah dan gel dari tanaman ini bisa bermanfaat
untuk mengobati luka bakar, menyembuhkan jerawat yang membandel, dan juga
menyembuhkan luka akibat tersayat atau karena jatuh, tentu saja cara
pemakaiannya dengan dioleskan pada bagian anggota tubuh yang dimaksud.
German chamomile, merupakan tanaman tahunan dengan bunga berwarna putih dengan
warna kuning di bagian pusatnya. Tanaman bunga ini bisa dimanfaatkan sebagai
minuman teh yang berkhasiat, caranya dengan dimasukkan dalam air mendidih dan
dididihkan hingga 20 menit kemudian airnya diminum. Cukup berkhasiat mengatasi
gangguan pencernaan dan masuk angin (bila diminum bisa menstimulasi perut kita
agar bisa mengeluarkan gas / kentut), selain itu dengan minum teh chamomile
secara teratur bisa mengatasi gejala insomnia (susah tidur) karena efek dari
teh chamomile ini bisa membantu kita agar bisa tidur nyenyak.
Lavender. Minuman teh dari seduhan bunga lavender berkhasiat mengatasi sakit
kepala, sulit tidur (insomnia), penyakit rematik dan gangguan pencernaan.
Minyak lavender dapat digunakan mengusir demam, mengobati luka bakar, dan bisa
mengobati penyakit batuk bila dioleskan di bagian dada si pasien sesaat sebelum
tidur. Bunga lavender dapat ditanam di tanah ataupun di pot, serta bisa juga
berfungsi ganda sebagai tanaman hias nan cantik. Sebaiknya ditanam di bagian
kebun yang memiliki penyinaran sinar matahari yang cukup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar